Analisis Survei Kepuasan Dosen

Tabel 1. Hasil Survei Dosen Prodi Akuntansi FEB UNIKAMA

NoAspek LayananSkor Rata-rataKategori
1Transparansi proses penerimaan dosen4.36Baik
2Beban mengajar dosen4.50Sangat Baik
3Penjadwalan kegiatan pembelajaran4.43Baik
4Kualitas sarana prasarana pembelajaran4.21Baik
5Kondisi ruang kuliah4.36Baik
6Sarana pendukung pembelajaran4.29Baik
7Ketersediaan laboratorium pembelajaran4.07Baik
8Sarana komunikasi program studi4.43Baik
9Ketersediaan ruang dosen4.14Baik
10Relevansi capaian pembelajaran4.50Sangat Baik
11Akses sumber belajar4.29Baik
12Pelibatan dosen dalam evaluasi kurikulum4.57Sangat Baik
13Kesempatan memperbarui bahan ajar4.50Sangat Baik
14Integrasi penelitian dalam pembelajaran4.43Baik
15Dukungan akademik dan pendanaan4.14Baik
16Transparansi RKAT4.21Baik
17Dukungan publikasi penelitian4.07Baik
18Dukungan pengabdian kepada masyarakat4.14Baik
19Pengembangan kompetensi dosen4.29Baik
20Pengembangan minat dan bakat dosen4.29Baik
21Bantuan prodi dalam penyelesaian masalah akademik4.50Sangat Baik
22Penyelesaian keluhan dosen4.36Baik
23Layanan informasi akademik berbasis website4.36Baik
24Dukungan promosi jabatan akademik4.21Baik
25Keamanan dan kenyamanan lingkungan kerja4.43Baik
26Gaji dan tunjangan4.07Baik
27Jaminan kesehatan dan sosial4.07Baik
28Kejelasan prosedur layanan4.29Baik
29Ketepatan jadwal layanan4.14Baik
30Sistem penghargaan dosen4.00Baik

Indikator dengan nilai tertinggi menunjukkan bahwa dosen menilai sangat baik terhadap:

  1. pelibatan dosen dalam evaluasi kurikulum
  2. relevansi capaian pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja
  3. kebebasan akademik dalam pengembangan bahan ajar
  4. dukungan program studi dalam penyelesaian masalah akademik

Indikator laboratorium pembelajaran memperoleh nilai relatif lebih rendah dibanding indikator lainnya. Hal ini terjadi meskipun program studi telah menyediakan sarana pembelajaran, masih terdapat keterbatasan fasilitas praktikum yang mendukung kegiatan pembelajaran berbasis praktik.

Nilai dukungan publikasi penelitian berada pada kategori baik namun belum optimal. Hal ini menunjukkan bahwa program studi telah memberikan dukungan terhadap kegiatan penelitian dosen, namun masih diperlukan penguatan terutama pada aspek pendanaan dan pendampingan publikasi ilmiah.

Layanan akademik di lingkungan FEB telah didukung oleh berbagai sistem informasi berbasis teknologi seperti SIAKAD (Pengelolaan KRS, KHS, jadwal kuliah, dan administrasi akademik), SPADA Unikama (Learning Management System untuk pembelajaran blended learning), SIKEU (Pengelolaan keuangan universitas), SIPEKA (Sistem presensi dan pengelolaan kepegawaian), RKAT Online (Perencanaan dan pengelolaan anggaran tahunan), SISTER (Pengelolaan kinerja dosen). Penggunaan sistem ini memberikan kemudahan bagi dosen dalam melaksanakan kegiatan tridharma serta meningkatkan efisiensi layanan akademik.

Untuk menggambarkan tingkat kepuasan dosen secara komprehensif, indikator kepuasan dapat dikelompokkan dalam beberapa dimensi utama sebagai berikut :

Tabel 2. Dimensi Evaluasi

Dimensi EvaluasiIndikatorSkor Dimensi
Tata Kelola dan Manajemen ProdiTransparansi proses penerimaan dosen, Transparansi RKAT, Kejelasan prosedur layanan4.29
Beban Kerja dan Penjadwalan AkademikBeban mengajar dosen, Penjadwalan kegiatan pembelajaran4.47
Sarana dan Prasarana PembelajaranKualitas sarana prasarana, Kondisi ruang kuliah, Sarana pendukung pembelajaran, Laboratorium pembelajaran, Ruang dosen4.21
Kurikulum dan PembelajaranRelevansi CPL, Evaluasi kurikulum, Pembaruan bahan ajar, Integrasi penelitian dalam pembelajaran4.50
Dukungan Penelitian dan PengabdianDukungan akademik dan pendanaan, Dukungan publikasi penelitian, Dukungan pengabdian kepada masyarakat4.12
Pengembangan Karier dan Kompetensi DosenPengembangan kompetensi dosen, Pengembangan minat dan bakat dosen, Dukungan promosi jabatan akademik4.26
Layanan Akademik dan AdministrasiBantuan penyelesaian masalah akademik, Penyelesaian keluhan dosen, Layanan informasi akademik berbasis website, Ketepatan jadwal layanan4.34
Kesejahteraan DosenGaji dan tunjangan, Jaminan kesehatan dan sosial, Sistem penghargaan dosen4.05
Lingkungan Kerja AkademikSarana komunikasi prodi, Akses sumber belajar, Keamanan dan kenyamanan lingkungan kerja4.38
Hasil Survei Dosen Prodi Akuntansi FEB UNIKAMA

Untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai persepsi dosen terhadap kualitas layanan dan tata kelola Program Studi Akuntansi, hasil survei kepuasan dosen dianalisis dengan mengelompokkan indikator-indikator penilaian ke dalam beberapa dimensi utama evaluasi. Pendekatan ini dilakukan untuk memudahkan interpretasi hasil survei sekaligus mengidentifikasi area kekuatan dan area yang masih memerlukan peningkatan dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.

Berdasarkan hasil pengolahan data, seluruh dimensi layanan memperoleh skor pada kategori baik hingga sangat baik, dengan nilai rata-rata di atas 4,00 pada skala penilaian lima tingkat. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum dosen menilai bahwa sistem tata kelola, layanan akademik, serta dukungan institusi terhadap pelaksanaan tridharma perguruan tinggi telah berjalan dengan baik.

Dimensi dengan nilai tertinggi terdapat pada kurikulum dan pembelajaran, dengan skor rata-rata sebesar 4,50. Nilai ini mencerminkan bahwa dosen menilai proses pengembangan kurikulum, relevansi capaian pembelajaran, serta kesempatan bagi dosen untuk memperbarui bahan ajar telah berjalan secara optimal. Selain itu, keterlibatan dosen dalam evaluasi kurikulum juga dinilai sangat baik, yang menunjukkan adanya praktik tata kelola akademik yang partisipatif dalam pengembangan kurikulum program studi.

Dimensi beban kerja dan penjadwalan akademik juga memperoleh skor tinggi yaitu 4,47, yang menunjukkan bahwa distribusi beban mengajar serta pengelolaan jadwal kegiatan pembelajaran telah dilakukan secara proporsional dan terencana. Kondisi ini mendukung efektivitas pelaksanaan proses pembelajaran serta memberikan ruang bagi dosen untuk melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada dimensi lingkungan kerja akademik, skor rata-rata yang diperoleh adalah 4,38, yang menunjukkan bahwa dosen merasa lingkungan kerja yang tersedia telah mendukung pelaksanaan kegiatan akademik secara optimal. Aspek komunikasi program studi, akses terhadap sumber belajar, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan kerja dinilai telah memberikan dukungan yang memadai bagi aktivitas dosen.

Dimensi layanan akademik dan administrasi juga memperoleh skor yang tinggi yaitu 4,34, yang menunjukkan bahwa layanan administrasi akademik serta mekanisme penyelesaian keluhan dosen telah berjalan secara efektif. Kejelasan informasi akademik serta sistem layanan berbasis teknologi turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada dosen.

Selanjutnya, dimensi tata kelola program studi memperoleh skor rata-rata 4,29, yang menunjukkan bahwa transparansi dalam pengelolaan program studi, termasuk dalam proses penerimaan dosen serta pengelolaan anggaran melalui RKAT, telah berjalan dengan baik. Hal ini mencerminkan implementasi prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan program studi.

Pada dimensi pengembangan karier dan kompetensi dosen, skor rata-rata yang diperoleh adalah 4,26, yang menunjukkan bahwa program studi telah memberikan dukungan yang baik dalam pengembangan kompetensi dosen melalui berbagai program peningkatan kapasitas serta dukungan dalam proses promosi jabatan akademik.

Sementara itu, dimensi sarana dan prasarana pembelajaran memperoleh skor 4,21, yang menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran yang tersedia telah memadai dalam mendukung pelaksanaan proses pembelajaran. Meskipun demikian, hasil survei juga menunjukkan bahwa pengembangan fasilitas laboratorium pembelajaran serta sarana pendukung lainnya masih memiliki ruang untuk peningkatan.

Pada dimensi dukungan terhadap penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, skor yang diperoleh adalah 4,12, yang menunjukkan bahwa program studi telah memberikan dukungan yang baik terhadap pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian dosen, termasuk dukungan pendanaan serta fasilitasi publikasi hasil penelitian.

Dimensi dengan skor relatif lebih rendah dibandingkan dimensi lainnya adalah kesejahteraan dosen, dengan nilai rata-rata 4,05, meskipun masih berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa aspek kesejahteraan dosen seperti gaji, tunjangan, jaminan sosial, serta sistem penghargaan masih dapat terus ditingkatkan guna mendukung motivasi dan kinerja dosen dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi.

Secara keseluruhan, hasil analisis dimensi kepuasan dosen menunjukkan bahwa kualitas tata kelola program studi, proses pembelajaran, serta dukungan institusi terhadap pelaksanaan tridharma telah berjalan dengan baik. Hasil survei ini selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam merumuskan berbagai strategi peningkatan mutu melalui mekanisme Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal, sehingga pengelolaan program studi dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan sesuai dengan prinsip continuous quality improvement.

Scroll to Top