Analisis Survei Kepuasan Pengguna Lulusan

Analisis Survei Kepuasan Pelanggan Pengguna Lulusan Prodi Akuntansi FEB UNIKAMA

Evaluasi kepuasan pelanggan pengguna lulusan di Program Studi Akuntansi dilaksanakan dengan mekanisme dengan menyebar kuisioner kepada pengguna lulusan dan masukan dari pihak eksternal dan alumni antara lain sebagai beikut :

Tabel 1. Masukan dari pihak eksternal

NoStakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMasukanTindaklanjut
1Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMemperbanyak mata kuliah atau praktikum berbasis case study dan simulasi audit, perpajakan, akuntansi keuangan, serta akuntansi manajemen yang menyerupai kondisi nyata di perusahaan maupun KAP.Menyusun rencana penambahan bobot praktikum dan case study dalam mata kuliah inti, khususnya akuntansi keuangan, manajemen, perpajakan, dan audit.
2Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMenambahkan penggunaan software akuntansi dan ERP yang digunakan industri, seperti Accurate, SAP, atau OdooMengembangkan laboratorium akuntansi dengan software terkini (Accurate, Odoo, SAP Business One) yang akan diintegrasikan ke dalam pembelajaran mulai semester depan.
3Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMenyesuaikan kurikulum dengan silabus sertifikasi profesi seperti CA (Chartered Accountant), CPA, atau sertifikasi teknologi seperti Certified Accounting Technician.Melakukan pemetaan kurikulum agar sebagian mata kuliah selaras dengan silabus ujian sertifikasi (CA, CPA, CAT).
4Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMemberikan mata kuliah pilihan atau short course yang mendukung ujian sertifikasiMenyusun program short course atau workshop persiapan sertifikasi yang dapat diambil mahasiswa secara opsional sebagai value added.
5Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMemasukkan materi data analytics (misalnya Excel lanjutan, Power BI, atau Python untuk akuntansi) agar lulusan mampu menganalisis dan memvisualisasikan data keuangan.Mengintegrasikan materi data analytics ke dalam beberapa mata kuliah (misalnya penggunaan Excel lanjutan, Power BI, dan Python for Accounting).
6Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniPengenalan dasar AI in accounting sebagai bekal menghadapi digitalisasi profesiMenambahkan pengenalan konsep Artificial Intelligence in Accounting melalui kuliah tamu, seminar, dan tugas berbasis teknologi digital.
7Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMemperkuat pembelajaran communication skill, critical thinking, dan problem solving melalui presentasi proyek dan diskusi kelompok.Meningkatkan bobot penilaian berbasis presentasi, diskusi kelompok, dan problem solving project untuk mengasah komunikasi, critical thinking, dan teamwork.
8Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMengadakan magang wajib yang lebih terstruktur dan relevan dengan minat mahasiswa (misalnya di KAP, BUMN, perbankan, atau perusahaan sektor tertentu).Menambahkan mitra kerjasama untuk industri yang relevan (KAP, BUMN, perbankan, sektor swasta).
9Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMendorong kuliah tamu rutin dari praktisi industri, alumni sukses, dan regulator (OJK, BPK, DJP).Menjadwalkan kuliah tamu rutin minimal 2 kali per semester dari praktisi, regulator, dan alumni yang berkarier di bidang akuntansi.
10Stakeholder/dunia usaha/dunia industri/dunia kerja/alumniMenyediakan mata kuliah pilihan yang mengikuti tren global seperti keberlanjutan (sustainability reporting), carbon accounting, dan ESG.engembangkan mata kuliah pilihan baru yang relevan dengan isu kontemporer, seperti Sustainability Reporting, Carbon Accounting, dan Environmental, Social, and Governance (ESG).
  1. Evaluasi hasil tracer study lulusan pengguna

Evaluasi terhadap hasil tracer study dilakukan dengan menyampaikan kuisioner kepada pengguna lulusan, sehingga didapat rekapitulasi hasil sebagai berikut.

Tabel 2. Tingkat kepuasan pengguna lulusan dan RTL UPPS/PS

1Etika80%20%0%0%Melanjutkan dan memperluas materi etika profesi dalam kurikulum serta melibatkan praktisi dalam guest lecture.
2Keahlian pada bidang ilmu (kompetensi utama)60%40%0%0%Penambahan case study dan problem-based learning dalam mata kuliah inti.
3Kemampuan berbahasa asing20%70%10%0%Menambah mata kuliah bahasa Inggris khusus akuntansi (English for Accounting). Memotivasi mahasiswa untuk mengambil sertifikasi bahasa internasional (TOEFL/IELTS).
4Penggunaan teknologi informasi60%40%0%0%Mengintegrasikan penggunaan software akuntansi dan ERP (SAP, Odoo, Accurate). Menambahkan konten data analytics (Excel lanjutan, Power BI, Python for Accounting)
5Kemampuan berkomunikasi60%40%0%0%Mengundang praktisi HR dan alumni untuk memberikan soft skills training.
6Kerjasama dalam tim70%30%0%0%Memperbanyak tugas berbasis proyek kelompok, presentasi, dan diskusi kelas.
7Pengembangan diri70%30%0%0%Memberikan akses program magang, sertifikasi profesi, dan kompetisi akuntansi.
Jumlah60%39%1%0% 
Analisis Survei Kepuasan Pelanggan Pengguna Lulusan Prodi Akuntansi FEB UNIKAMA

Berdasarkan hasil survei kepuasan pengguna lulusan, secara umum dapat disimpulkan bahwa lulusan Program Studi Akuntansi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang memperoleh apresiasi yang baik dari para pengguna. Tingkat kepuasan secara keseluruhan menunjukkan 60% pengguna menilai kinerja lulusan dalam kategori sangat baik dan 39% pada kategori baik, dengan hanya 1% yang menilai cukup serta tidak ada yang menilai kurang. Hal ini menandakan bahwa profil lulusan yang dihasilkan telah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Pada aspek etika, mayoritas pengguna (80%) memberikan penilaian sangat baik. Hal ini mengindikasikan bahwa lulusan memiliki integritas, kejujuran, dan kepatuhan terhadap norma profesi yang tinggi, sehingga dapat menjadi modal penting dalam menjalankan tanggung jawab profesi akuntan.

Kemudian pada aspek keahlian bidang ilmu (kompetensi utama), sebanyak 60% menilai sangat baik dan 40% baik. Temuan ini menunjukkan bahwa lulusan telah menguasai kompetensi inti akuntansi, seperti akuntansi keuangan, audit, perpajakan, dan akuntansi manajemen. Namun demikian, masukan dari pengguna mengisyaratkan perlunya penguatan keterampilan praktis melalui simulasi kasus, pemanfaatan teknologi, dan pembelajaran yang lebih mendekati kondisi nyata di industri. Berbeda dengan dua aspek sebelumnya, kemampuan berbahasa asing mendapat penilaian yang relatif rendah, yaitu hanya 20% pada kategori sangat baik, 70% baik, dan 10% cukup. Hasil ini mengindikasikan bahwa kemampuan komunikasi internasional lulusan masih terbatas, sehingga dapat mengurangi daya saing mereka pada level global. Oleh karena itu, aspek ini menjadi prioritas utama dalam perbaikan kurikulum dan pembelajaran ke depan. Dari sisi penggunaan teknologi informasi, lulusan mendapatkan apresiasi baik dengan 60% sangat baik dan 40% baik. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah dibekali kemampuan teknologi dasar yang memadai, meskipun perlu ditingkatkan ke arah penggunaan software akuntansi dan enterprise resource planning (ERP), serta kemampuan analisis data berbasis digital.

Pada aspek kemampuan berkomunikasi, 60% pengguna menilai sangat baik dan 40% baik. Artinya, lulusan telah cukup mampu menyampaikan gagasan, bernegosiasi, serta melakukan presentasi dengan baik. Namun, perlu strategi tambahan untuk mengasah komunikasi profesional, terutama dalam konteks lintas budaya dan bahasa asing. Kemampuan bekerja sama dalam tim juga mendapat penilaian positif, dengan 70% responden menilai sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan telah mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan bekerja sama dalam kelompok kerja, yang merupakan kompetensi penting di dunia kerja modern. Terakhir, pada aspek pengembangan diri, lulusan juga dinilai baik (70% sangat baik dan 30% baik). Hal ini mencerminkan adanya motivasi kuat dari lulusan untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Program studi perlu memfasilitasi hal ini melalui kegiatan workshop, sertifikasi tambahan, magang, serta peluang kompetisi tingkat nasional dan internasional. Secara keseluruhan, hasil survei ini menegaskan bahwa lulusan Prodi Akuntansi sudah memenuhi ekspektasi pengguna, terutama dalam hal etika, keahlian dasar akuntansi, kerja sama tim, dan motivasi pengembangan diri. Namun demikian, ada dua aspek yang masih perlu mendapatkan perhatian khusus, yaitu kemampuan berbahasa asing dan penguasaan teknologi informasi tingkat lanjut. Kedua aspek ini akan menjadi fokus dalam perencanaan tindak lanjut kurikulum agar lulusan tidak hanya unggul pada level nasional tetapi juga kompetitif di tingkat global.

Scroll to Top